Berita

Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (Bemnus) DKI Jakarta/Ist

Politik

Turun Jalan, Mahasiswa Minta Kriminalisasi KPK Dihentikan

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan kriminalisasi terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus dihentikan. Kriminalisasi terhadap KPK sama dengan perlawanan terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Begitu disuarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (Bemnus) DKI Jakarta saat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

"Kita tidak boleh membiarkan kriminalisasi ini terus berlangsung, karena dapat mengancam integritas KPK," kata Wawan.


Pada sisi lain, kata Wawan, mahasiswa mendukung langkah KPK dalam memberantas kejahatan korupsi, dengan tegas dan transparan.

"KPK harus melakukan pengungkapan secara berani, tegas dan transparan terhadap semua kasus korupsi, tanpa intervensi dari pihak manapun," tegasnya.

Belakangan, kata dia, gerakan serangan balik koruptor atau corruptors fight back kian masif.

Dia khawatir, jika gerakan itu dibiarkan, para koruptor berpotensi melakukan upaya perlawanan balik untuk melemahkan pemberantasan korupsi maupun merusak citra KPK.

"Untuk itu perlu dikawal bersama agar KPK tidak gentar menghadapi koruptor," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya