Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Unilever Kantongi Laba Bersih Rp 4,18 Triliun, Turun dari Tahun Lalu

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 13:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan hasil kinerja keuangan hingga September 2023. Mengutip laporan keuangan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/10) UNVR mengantongi laba bersih hingga September 2023 sebesar Rp 4,18 triliun. Capaian ini turun 9,17 persen yoy dari periode yang sama di tahun 2022 sebesar Rp 4,61 triliun.

Penurunan laba ini terjadi seiring dengan penurunan penjualan. Sepanjang 9 bulan ini, UNVR mencatat penjualan sebesar Rp 30,51 triliun. Ini turun 3,28 persen dari Rp 31,54 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Turunnya penjualan perseroan terjadi di seluruh segmen. Segmen home care, misalnya, melemah 4,39 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp 19,92 triliun. Adapun segmen makanan dan minuman meraih penjualan Rp 10,58 triliun atau turun 1,11 persen YoY.


Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti dalam keterangannya pada konferensi pers menyatakan kategori Home dan Personal Care mencatat pertumbuhan penjualan domestik sebesar 1,8 persen, didorong oleh pertumbuhan volume sebesar 3,6 persen, hal ini tercapai salah satunya berkat inovasi salah satu merek pasta gigi Pepsodent.

Ira kemudian menyatakan bahwa kinerja bisnis perseroan telah menunjukkan kemajuan secara signifikan.

“Hasilnya, kami berhasil meningkatkan volume share dalam tiga kuartal terakhir,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Rabu (25/10).

Sementara itu, nilai aset perusahaan ini terdiri dari liabilitas Rp 13,54 triliun dan ekuitas Rp 5,38 triliun. Dibandingkan tahun sebelumnya nilai liabilitas yaitu Rp 14,32 triliun dan ekuitas Rp 3,99 triliun.

"Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan perseroan," ujar Ira. 

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya