Berita

Mike Johnson saat berbicara kepada wartawan setelah mendapatkan nominasi Ketua DPR AS selama konferensi Partai Republik di Capitol Hill, Washington pada Selasa, 24 Oktober 2023/Net

Dunia

Akhiri Kebuntuan Politik, Mike Johnson dari Partai Republik Terpilih Jadi Ketua DPR AS

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 10:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) memilih Mike Johnson dari Partai Republik untuk menduduki kursi ketua parlemen pada Kamis (26/10).

Dengan perolehan suara 220 berbanding 209, Johnson berhasil memenangkan jabatan tersebut dan menggantikan Kevin McCarthy yang digulingkan pada 3 Oktober lalu.

Johnson adalah orang keempat dari Partai Republik yang dinominasikan untuk jabatan tersebut. Calon sebelumnya, Tom Emmer dari Minnesota, tiba-tiba keluar dari pemilihan pada Senin (23/10).


"Kami ingin sekutu kami di seluruh dunia mengetahui bahwa badan anggota parlemen ini kembali melapor ke pos tugas kami,” kata Johnson, tak lama setelah memenangkan palu ketua parlemen, seperti dimuat Reuters.

Pemilihan Johnson dilakukan setelah tiga minggu parlemen tanpa pemimpin dan penuh gejolak dalam menanggapi krisis Timur Tengah.

Dalam surat kepada rekan-rekannya, Johnson telah berjanji untuk memajukan UU pengeluaran yang sudah jatuh tempo dan memastikan bahwa pemerintah AS tidak akan melakukan penutupan ketika dana yang ada saat ini habis masa berlakunya pada 17 November.

Dia juga harus menanggapi permintaan bantuan sebesar 106 miliar dolar AS dari Presiden Demokrat Joe Biden untuk Israel, Ukraina, dan keamanan perbatasan AS.

Meskipun Partai Republik mendukung pendanaan untuk Israel dan perbatasan AS, mereka terpecah mengenai dukungan lebih lanjut untuk Ukraina.

Pertama kali terpilih sebagai anggota DPR pada tahun 2016, Johnson akan menjadi ketua DPR yang paling tidak berpengalaman di AS.     

Nama Johnson sebenarnya tidak dikenal di luar Washington. Bahkan, beberapa anggota parlemen di Capitol Hill mengatakan bahwa mereka belum pernah mendengar tentangnya sebelum ia menduduki posisi paling berkuasa di Kongres.

Johnson berada dalam posisi tersebut karena nama-nama yang lebih dikenal seperti Jim Jordan dan Tom Emmer ditolak oleh anggota DPR dari Partai Republik, sehingga mereka kekurangan 217 suara dari Partai Republik yang diperlukan untuk mendapatkan palu Ketua DPR.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya