Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/10)/RMOL

Politik

Puan Minta Awak Media Kawal Pemilu Jurdil, Tidak Bikin Rakyat Deg-degan

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 19:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemanfaatan fasilitas negara oleh kandidat calon presiden dan calon wakil presiden berpotensi terjadi pada kampanye Pilpres 2024 lantaran ada tiga kandidat yang masih menjabat sebagai pejabat tinggi negara yakni Menhan Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Walikota Solo.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menuturkan seluruh elemen masyarakat terlebih media memiliki tanggung jawab untuk mengawal ketat Pilpres 2024 untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan fasilitas negara oleh kandidat capres dan cawapres.

"Media yang punya tanggung jawab untuk kemudian melihat hal tersebut apakah nantinya di lapangan ada hal seperti itu atau tidak," kata Puan Maharani usai rapat tertutup TPNGP di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/10).


Pihaknya meminta agar media mengawal pelaksanaan pemilu 2024 nanti agar jujur dan adil.

"Jadi saya minta kepada seluruh media, untuk bisa membantu pelaksanaan pemilu yang akan datang ini, bisa berjalan jujur adil gembira kemudian enggak bikin rakyat deg-degan dan tidak ada ketidakadilan bagi seluruh calon," imbuhnya.

Disinggung adanya keterlibatan Jokowi dengan kandidat paslon tertentu dan memperbolehkan menggunakan fasilitas negara.

Ketua DPR RI ini melihat, Jokowi tidak akan berpihak kepada paslon manapun dan meminta masyarakat langsung yang mengoreksi Jokowi jika terjadi penyimpangan selama jalannya kampanye Pilpres 2024.

"Pak Jokowi kan seorang negarawan dan menyatakan siap menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tidak akan berpihak kepada siapapun dari ketiga calon,” ungkapnya.

"Jadi tugas check and balances di lapangan pengawasannya yah, di masyarakat. Jadi kita sama-sama menjaga pemilu ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya