Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ukraina Optimis Panen Tahun 2023 Mencapai Lebih dari 79 Juta Ton

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Panen produk pertanian Ukraina pada tahun 2023 diyakini akan meningkat dan mengalami perbaikan dari tahun lalu.

Hal ini disampaikan Menteri Kebijakan Agraria dan Pangan Ukraina, Mykola Solskyi, saat berbicara dengan Menteri Pertanian dan Perikanan Uni Eropa Luis Planas Pachades pada pertemuan tingkat menteri pertanian dan perikanan Uni Eropa, 23-24 Oktober di Luksemburg.

"Panen tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 79 juta ton, 10 persen di atas angka tahun lalu," kata Solskyi, seperti dikutip dari Ukrinform, Rabu (25/10).


Para pihak juga membahas ekspor dan transit produk pertanian Ukraina, serta dukungan kepada petani Ukraina.

Disampaikan Solskyi, lebih dari 20 kapal berangkat dari pelabuhan kawasan Odesa pada periode September-Oktober, membawa berbagai jenis muatan, termasuk produk pertanian.

"Volume transit produk pertanian melalui pelabuhan Danube dan Rumania, seperti Constanta, juga meningkat," katanya.

Pada saat yang sama, ia mencatat bahwa infrastruktur pelabuhan terus menerus terkena serangan, sehingga Ukraina perlu memperkuat pertahanan udaranya.

"Dukungan juga diperlukan bagi para petani Ukraina yang menderita akibat invasi besar-besaran Rusia," katanya.

Sementara itu, Puchades mengatakan Spanyol mengikuti perkembangan dengan cermat dan akan terus mendukung Ukraina, termasuk mendukung perluasan jalur ekspor sehingga petani Ukraina bisa menjual produk pertanian.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya