Berita

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri BNI Investor Summit di Jakarta pada Selasa, 24 Oktober 2023/Setpres

Bisnis

Jokowi: Akibat Perubahan Iklim, 22 Negara Setop Ekspor Pangan

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 13:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 22 negara telah menyetop ekspor berasnya akibat perubahan iklim yang menyebabkan produksi beras menurun.

Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri BNI Investor Summit di Jakarta pada Selasa (24/10).

"Perubahan iklim yang dulunya kita anggap sesuatu yang masih absurd, sekarang sudah nyata. Kekeringan super El Nino betul-betul kita rasakan dan produksi beras turun hampir di semua negara. 22 negara mengerem, menyetop, tidak mengekspor berasnya lagi," ujar Jokowi.


Menurut Jokowi tantangan ekonomi ke depan akan semakin berat dan bertambah, imbas dari gejolak yang terjadi di dunia seperti perubahan iklim hingga perang.

Dikatakan Jokowi, peperangan yang terjadi di Ukraina, dan terbaru di Jalur Gaza yang belum jelas kapan akan berakhir dikhawatirkan akan melebar, yang semakin membuat kondisi geopolitik semakin sulit, bahkan menyebabkan harga minyak melonjak.

"Kondisi itu akan semakin merumitkan masalah ekonomi semua negara karena harga minyak pasti naik," kata Jokowi.

"Saya cek kemarin harga (Minyak) Brent masih 89 dolar (Rp 1,4 juta) per barrel tapi kalau meluas seperti tadi yang saya sampaikan kita nggak ngerti, bisa mencapai 150 dolar (Rp 2,3 juta) per barrel. ini harus kita waspadai," tambahnya.

Untuk itu, Jokowi memperingatkan kepada semua pihak untuk mewaspadai sentimen ini terhadap ekonomi dalam negeri, baik dalam sisi moneter maupun fiskal.

Menurutnya meski Indonesia sudah memiliki arah kebijakan atau peta jalan untuk menopang ekonomi di masa depan seperti hilirisasi, namun rencana itu masih harus diawasi dengan detail dalam implementasinya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya