Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Banjir Proyek Baru, Elnusa Kantongi Kontrak Rp 11,5 Triliun

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 11:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Elnusa Tbk (ELSA) optimis mencatatkan keuntungan hingga akhir 2023. Sampai dengan September 2023 Perseroan telah berhasil mencatatkan realisasi kontrak sebesar Rp 11,58 triliun.

Angka tersebut tumbuh 13 persen year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 10,26 triliun.

Manager Corporate Communication ELSA, Jayanty Oktavia Maulina, mengatakan meski laporan keuangan belum dirilis, namun manajemen memandang optimis kinerja perseroan hingga akhir tahun 2023 akan tetap dalam tren positif.


Dari realisasi kontrak tersebut, 56 persen dialokasikan pada jasa distribusi dan logistik energi, 32 persen jasa hulu migas, dan 12 persen pada jasa penunjang.

Untuk segmen Jasa Distribusi dan Logistik Energi lebih banyak meliputi proyek-proyek terkait transportasi BBM dan pengelolaan depo.

Jayanty, dalam keterangannya pada Selasa (24/10) mengungkapkan, bahwa sampai dengan September 2023, segmen jasa tersebut telah mencatatkan beberapa penambahan proyek baru, di antaranya layanan khusus Franco, penambahan angkutan BBM & Non BBM, KSO TBBM , dan proyek chemical.

Pada segmen Jasa Hulu Migas, PT Elnusa mendapatkan kontrak untuk pekerjaan jasa hydraulic workover, jasa drilling, jasa drilling fluid, jasa wireline logging, serta jasa seismic survey. Elnusa juga telah menyelesaikan pekerjaan seismic 3D south petapahan extension, seismic 3D south walio offshore.

"Untuk saat ini, manajemen tengah mengerjakan seismic survey 3D di wilayah rokan dan jawa barat," terang Jayanty.
 
PT Elnusa juga telah menyelesaikan beberapa proyek untuk pekerjaan non asset based, engineering procurement construction - operation & maintenance (EPC O&M), dan tengah mengerjakan proyek O&M di berbagai wilayah kerja Pertamina Group.

Pada segmen Jasa Penunjang, PT Elnusa melalui anak usahanya terus mendukung segmen Jasa Migas dengan penyediaan berbagai peralatan pendukung yang meliputi penyedia kapal dan barge untuk kegiatan offshore, penyediaan warehouse dan data manajemen migas, serta penyediaan jasa fabrikasi penunjang migas.

Jayanty mengatakan, PT Elnusa berharap dapat menambah kontrak-kontrak baru dari beberapa segmen bisnis di sisa tahun 2023 hingga tahun mendatang.

"Kami terus berinovasi dalam hal pengembangan bisnis yang sejalan dengan visi Perseroan, Reputable Energy Services Company Providing Total Solutions," kata Jayanty.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya