Berita

Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko dalam peluncuran “Capaian Kinerja 2023” di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2023/RMOL

Bisnis

Indonesia Masuk Kategori Upper Middle Income Countries, Moeldoko: 2030 Ditargetkan jadi High Income

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 16:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia telah kembali memasuki kategori negara berpenghasilan menengah atau upper middle income countries, yang menjadi pencapaian besar di tahun 2023 ini.

Menurut Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, capaian itu telah memperlihatkan kemajuan ekonomi Indonesia, setelah sebelumnya Indonesia berada pada grup lower middle countries.

“Kini Indonesia sudah berada di upper middle income, tadinya kita masih lower middle income, itu sebuah pencapaian,” kata Moeldoko, dalam peluncuran “Capain Kinerja 2023” di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (24/10).


Selain itu, dikatakan Moeldoko, Indonesia juga terus menjaga stabilitas dengan baik, di mana hal tersebut menjadi salah satu faktor investasi terus mengalir di Indonesia.

“Stabilitas kita terus terjaga dengan baik, tanpa stabilitas investasi tidak akan bisa masuk,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko meyakini bahwa Indonesia di 2030 mendatang dapat menjadi negara dengan high income, dengan GDP perkapita minimal 12.000 dolar (Rp 190 juta), dengan pertumbuhan ekonomi konsisten 6 persen pertahun.

Dengan target itu dan seluruh pencapaian tersebut, Moeldoko mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya