Berita

Konsumen melakukan pembayaran di kasir di supermarket Big C Thang Long, Vietnam/Net

Bisnis

Daya Beli Masih Lemah, Vietnam Perpanjang Pemotongan PPN hingga Tahun Depan

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Usulan Kementerian Keuangan Vietnam untuk memperpanjang pemotongan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 2 persen hingga paruh pertama tahun 2024, mendapat lampu hijau dari pemerintah.

Sebelumnya, pemotongan PPN akan berakhir pada akhir Desember 2023. Namun lambatnya pemulihan permintaan telah menyebabkan evaluasi ulang terhadap stimulus fiskal.

Dengan mempertahankan pemotongan selama enam bulan lagi, pemerintah berharap dapat meningkatkan belanja konsumen untuk menghidupkan kembali perekonomian.


Namun, menurut survei yang dilakukan oleh Surat Kabar Nguoi Lao Dong, pemotongan PPN sebesar 2 persen diyakini tidak berdampak signifikan terhadap perilaku konsumen.

Hal ini senada dengan pernyataan Manajer Jaringan Restoran Bong Sung, Diep Thanh Tuyen. Ia mengatakan, sebagian besar konsumennya tidak peduli dengan uang yang dapat mereka hemat berdasarkan pemotongan PPN karena mereka menganggap jumlah tersebut tidak signifikan.  

Direktur Jenderal Xuan Nguyen Group JSC, Lu Nguyen Xuan Vu, mengatakan pemotongan PPN sangat kecil sehingga tidak akan berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen.   

“Perbedaan harga yang kecil tidak dapat memberikan motivasi yang cukup bagi pelanggan untuk melakukan pembelian,” kata Vu, seperti dikutip dari Vietnam News, Minggu (22/10).

Dia lalu mendesak pemerintah untuk menaikkan pemotongan PPN menjadi 5 persen agar konsumen benar-benar bisa melonggarkan dompet mereka.

Mantan Kepala Institut Pusat Manajemen Ekonomi, Nguyen Dinh Cung, bahkan mendesak pemerintah untuk memperpanjang pemotongan PPN hingga akhir tahun 2025 untuk meningkatkan permintaan.

Ia menggarisbawahi perlunya menerapkan lebih banyak langkah-langkah fiskal dibandingkan langkah-langkah moneter untuk menstimulasi perekonomian dengan alasan bahwa hanya sedikit langkah-langkah seperti itu yang dilakukan untuk mendukung perusahaan.

Menurut Kantor Statistik Umum Vietnam, total penjualan ritel barang dan jasa konsumen mencapai 524,6 triliun dolar Vietnam (21,4 miliar dolar AS) pada September, naik 2,4 persen dari bulan ke bulan, yang menunjukkan adanya pemulihan dalam permintaan.

Setelah musim kembali ke sekolah, pemulihan mulai melambat karena keluarga mengurangi pengeluaran dan semakin banyak pekerja yang menghadapi PHK. Perusahaan mencoba segala cara untuk meningkatkan penjualan tetapi hanya mendapat sedikit hasil.

“Oleh karena itu, perusahaan memerlukan kebijakan yang lebih menguntungkan dari pemerintah untuk melewati kesulitan dan memperluas jejak komersial mereka secara global,” kata Vu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya