Berita

Sekretaris Kementerian BUMN 2005-2010, Said Didu, menjadi narasumber dalam podcast akun YouTube Refly Harun/Repro

Politik

Utang Negara Diprediksi Tembus Rp8.500 T pada 2024, Said Didu: Jokowi Bikin Utang 3 Triliun per Hari

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 02:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Utang negara yang akan diwariskan Presiden Joko Widodo kepada pemerintahan berikutnya kian membesar. Tak tanggung-tanggung, warisan utang pemerintahan Jokowi saat berakhir tahun depan diperkirakan mencapai Rp8.500 triliun!

Perhitungan tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian BUMN 2005-2010, Said Didu, dalam podcast yang diunggah akun YouTube Refly Harun, Minggu (22/10).

Di awal pembahasan, Said menuturkan soal sejarah utang negara. Dimulai dari Presiden Soekarno yang meninggalkan utang Rp32 triliun pada 1965. Kemudian Presiden Soeharto saat lengser pada 1998 mewariskan Rp551 triliun.


"Habibie pada 1998 itu Rp939 triliun, tapi ini penyebabnya karena kenaikan kurs (nilai tukar terhadap dolar AS), dari Rp2.000 ke Rp9.000 (per dolar AS)," jelas Said Didu.

Kemudian, Gus Dur Rp1.221 triliun, Megawati Soekarnoputri Rp1.298 triliun, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Rp2.609 triliun.

"Jokowi, di akhir masa jabatan kira-kira (mewariskan utang) Rp8.500 triliun. Meroket," imbuhnya.

Dalam hitung-hitungan Said Didu, Soeharto berutang Rp44 miliar per hari, SBY Rp365 miliar per hari. Kemudian Jokowi membikin utang Rp1,8 triliun per hari.

"Kalau ditambah utang BUMN, karena dulu digabung utang negara dengan utang BUMN, Jokowi itu bikin utang 3 triliun per hari," paparnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya