Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam satu kesempatan/Net

Politik

PDIP Minta Gibran Gentle Datang ke Markas Banteng untuk Mundur jadi Kader

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 21:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan pasrah dan tidak ingin mengomentari panjang lebar mengenai didapuknya putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Ya enggak ada tanggapan ngapain kita tanggapin. Biarin aja lah," ucap Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Sitorus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (22/10).

Deddy mengatakan PDIP menanti sikap gentle keduanya untuk pamit undur diri dari partai. Baik itu Jokowi sekaligus anaknya Gibran Rakabuming Raka.


"Enggak perlu (dipanggil). Kita tunggu saja, mereka berjiwa besar, bersikap ksatria," katanya.

"Ya terkirim surat (undur diri) kan. Jadi kan terhormat gitu lho," imbuhnya.

Terkait pemecatan Gibran maupun Jokowi yang dianggap membelot dari partai yang sudah melahirkannya itu, Deddy mengatakan akan ada waktunya, dan meminta masyarakat untuk bersabar.

“Ya kita punya mekanisme sendiri lah ngurus itu nanti kan ada timingnya. Nanti ada waktunya kita urus itu. Kita punya AD/ART. Soal bagaimana dan mekanismenya, itu kita serahkan ke DPP lah sama Ketum. Kita berharap mereka berjiwa besar lah," katanya.

"Datang baik-baik dan pergi juga baik-baik," imbuhnya.

PDIP memandang, Gibran memiliki hak menjadi cawapres. Namun yang disayangkan, Joko Widodo tidak memberikan pelajaran politik yang baik untuk masyarakat.

“Kasih lah pelajaran yang baik sama republik ini kan gitu," tutup Deddy.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya