Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Ist

Politik

Gibran Bakal jadi Cawapres Prabowo, Puan: Kita Berani Lawan!

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 07:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyentil adanya saudara yang  seakan tidak ingin bersama PDIP lagi. Padahal, menurutnya, saudara yang dimaksud tersebut merupakan bagian dari keluarga PDIP.

Hal itu disampaikan Puan Maharani ketika konsolidasi bersama ribuan relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10).

“Kita ini bisanya berpikir keras, apa iya situasi politik seperti ini? apa iya teman yang selama ini bersama kita, saudara yang selama ini bersama kita, keluarga yang selama ini bersama kita, kok bisa nggak sama kita lagi?!” sindir Puan.


Puan mengaku sampai saat ini masih bertanya-tanya apakah kerasnya situasi politik yang terjadi saat ini hanya framing di media saja. Ia menyebut awalnya masih percaya saudara yang ia maksud sebenarnya masih bersama PDIP.

“Namun kemudian pikiran kita mengatakan, ‘loh tapi kok terus-terusan begini? iya nggak yah (berubah)? Ternyata iya,” kata Puan.

Meski begitu, Puan memastikan PDIP akan tetap solid sekalipun saudara itu memutuskan meninggalkan PDIP yang selama ini menjadi rumahnya. Ia menegaskan, PDIP tetap akan semangat memperjuangkan Ganjar Pranowo untuk menjadi presiden di 2024 nanti.

“Kalau memang saudara, keluarga, dan teman kita tidak bersama kita, bukan berarti kita gamang hati, kita berubah, kita takut. Kita berani lawan! Tetap semangat memenangkan Ganjar-Mahfud, tidak akan berubah,” kata Puan.

“Yakin, pasti nggak akan berubah, nggak akan takut. Takut nggak?” lanjutnya bertanya kepada para relawan.

Secara serentak, relawan dan simpatisan yang hadir mengatakan tidak takut.

“Nah inilah saudara seperjuangan untuk Indonesia,” tutup Puan.

Diketahui, kader PDIP yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka diusulkan sebagai bakal calon wakil presiden oleh Partai Golkar mendampingi bakal capres Prabowo Subianto.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya