Berita

Alsu Kurmasheva/Net

Dunia

Jurnalis AS Berkewarganegaraan Ganda Ditahan di Rusia

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 16:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang jurnalis berkewarganegaraan Rusia-Amerika, Alsu Kurmasheva dilaporkan telah ditahan pihak keamanan Rusia.

Laporan penangkapan  Kurmasheva diungkap oleh Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) yang berbasis di New York, seperti dimuat The Guardian pada Kamis (19/10).

Disebutkan bahwa Kurmasheva merupakan editor di Radio Free Europe-Radio Liberty (RFE/RL). Dia ditangkap karena tidak mendaftarkan diri sebagai pekerja media asing saat berkunjung ke Rusia.


Saat ini Kurmasheva ada di pusat penahanan sementara, namun kemungkinan besar akan segera dipindahkan ke penahanan pra-sidang.

Pemilik media RFE/RL, Jeffrey Gedmin mendesak pembebasan Kurmasheva ke keluarganya.

"Dia adalah kolega yang sangat dihormati, istri yang berbakti, dan ibu yang berdedikasi bagi dua anak. Dia perlu dibebaskan agar dia dapat segera kembali ke keluarganya,” tegasnya.

Kurmasheva adalah jurnalis AS kedua yang ditahan oleh Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Evan Gershkovich, reporter Wall Street Journal, telah ditahan sejak Maret karena dugaan spionase.

Diungkap CPJ, Kurmasheva yang mempunyai rumah di Praha, tiba di Rusia pada 20 Mei lalu untuk keperluan darurat keluarga.

Dia ditahan sementara di bandara Kazan pada tanggal 2 Juni sebelum penerbangan pulang, di mana paspor AS dan Rusianya disita dan dia didenda karena gagal mendaftarkan paspor Amerikanya ke otoritas Rusia.

Di Rusia, Kurmasheva meliput penderitaan etnis minoritas di Tatarstan dan Bashkortostan yang mendapat tekanan dari pemerintah setempat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya