Berita

skuter Truu Mark I/Net

Tekno

Truu Mobility, Kendaraan Mikro Elektrik Ramah Lingkungan Karya Alumni ITS

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 06:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tingginya tingkat kendaraan berbahan bakar fosil di jalanan, membuat salah satu alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berinisiatif menciptakan moda transportasi alternatif yang ramah lingkungan lewat startup bernama Truu Mobility.

Startup tersebut memproduksi kendaraan elektrik micromobility berupa skuter dan velomobile.

Berdiri sejak April 2022, CEO Truu Mobility, Radyan Artantyo SDs menyampaikan bahwa saat ini banyak kendaraan bermotor yang hanya dipakai untuk perjalanan jarak dekat. Salah satunya ialah pergi ke minimarket yang jaraknya tidak sampai 500 meter.


“Dari situ, kita coba bikin kendaraan-kendaraan yang diatur untuk perjalanan jarak dekat,” ungkap Radyan dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (18/10).

Berangkat dari permasalahan tersebut, Radyan bersama Fairuz Sinatriya dan Haqy Prasetya, menginisiasikan skuter bernama Truu Mark I. Skuter yang memiliki kecepatan 25 kilometer per jam ini dilengkapi dengan locking system.

Dengan adanya fitur itu, pengendara skuter dapat memitigasi kehilangan skuternya saat berada di luar.

“Dengan fitur tersebut, pengendara akan merasa aman apabila melakukan perjalanan dengan skuter ini,” jelasnya.

Selain itu, lelaki berkacamata itu mengungkapkan, skuter yang memakai baterai ini juga dapat bertahan selama 35 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Baterai skuter pun dapat diganti apabila dalam perjalanan baterai skuter telah habis.

Sejak diluncurkan pada Desember 2022, Truu Mark I telah terjual sebanyak tiga unit. Untuk saat ini, pemesanan skuter dapat menghubungi akun Instagram @iou.id untuk melakukan pre-order.

Sejauh ini, skuter inovatif tersebut selalu berkembang baik dalam segi desain dan fitur-fiturnya. Radyan mengatakan bahwa dalam proses pembuatannya, skuter Truu Mark I mendapatkan pendanaan sebesar Rp 40 juta melalui Inkubator dan Layanan Bisnis Inovatif (ILBI) ITS dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia.

Di samping itu, skuter tersebut pernah dipamerkan pada pameran produk Innovative oleh Ikatan Alumni (IKA) ITS Pengurus Wilayah (PW) Jawa Timur.

Selain skuter, Radyan mengungkapkan bahwa saat ini startup-nya sedang mengembangkan velomobile bernama Velo. Dibuatnya Velo ini, ditujukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan kendaraan untuk mobilisasi jarak dekat.

Tak hanya itu, mobil listrik ini juga dapat digunakan untuk para kurir mengantarkan paket dari rumah ke rumah lainnya. "Produk ini juga akan kami tawarkan kepada instansi pemerintah dan perusahaan swasta," ucapnya.

Menurutnya, mobil yang memiliki jarak tempuh 55 kilometer ini memiliki keunggulan dalam segi perawatan. Karena tidak adanya mesin dalam mobil ini, frekuensi perawatannya dapat lebih jarang untuk dilakukan.

Hal itu menjadikan kendaraan ini praktis dan efisien karena tidak memerlukan biaya dan waktu yang banyak dibandingkan kendaraan bermotor lainnya.

Radyan menyebutkan bahwa mobil yang masih dalam tahap perancangan ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini sehingga dapat segera diluncurkan pada Maret 2024.

“Saat ini, kita juga sedang berusaha untuk menghubungi pihak-pihak yang berpotensi menggunakan kendaraan tersebut di ibukota negara,” papar Radyan.

Terakhir, lelaki asal Surabaya itu mengharapkan bahwa produk Truu Mark I dan Velo ini dapat diminati oleh masyarakat luas nantinya. Hadirnya Truu Mobility ini juga dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan bermotor ke kendaraan ramah lingkungan.

“Harapannya, masyarakat dapat lebih perhatian lagi dengan isu lingkungan dan tidak menjadikan kendaraan bermotor untuk kendaraan jarak dekat,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya