Berita

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD/Net

Politik

Yakin Indonesia Bebas dari Perdagangan Orang, Adik Wiji Thukul Dukung Ganjar-Mahfud

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 21:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia di masa depan diyakini bakal bebas dari kejahatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang selama ini menghantui tenaga kerja migran.

Keyakinan itu, disampaikan Wahyu Susilo, adik kandung penyair Wiji Thukul. Dia yakin, hal tersebut terwujud jika calon presiden Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden Mahfud MD memenangkan Pilpres 2024.

"Sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dua sosok yang saling melengkapi dan akan membawa perbaikan bagi pekerja migran," kata Wahyu dalam keterangannya, Rabu (18/10).


Soal peran pada tenaga kerja migran, kata Wahyu, Ganjar berperan dalam penggalangan dukungan dan dana terhadap pembebasan seorang pekerja migran, Satinah.

Satinah saat itu tenaga kerja wanita yang divonis hukuman pancung di Arab Saudi, namun kini bisa dibebaskan.

"Mas Ganjar juga memberikan layanan-layanan agar pekerja migran dapat bekerja dengan baik," katanya.

Sementara Mahfud MD, lanjutnya, Menko Polhukam itu terus berada dalam garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dia juga menilai Mahfud sebagai orang yang berprestasi dan menjaga marwah Mahkamah Konstitusi (MK), saat menjabat Ketua MK.

"Pak Mahfud MD dikenal tidak kenal kompromi pada penyalahgunaan wewenang, kekuasaan, dan menjaga marwah konstitusi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya