Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Al Habsyi/Ist

Politik

Bukan Cuma MK, PKS Minta Semua Penyelenggara Negara Jaga Netralitas Pemilu

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyelenggara negara wajib berlaku netral pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini untuk memastikan pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan jujur dan adil.

Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Al Habsyi, menanggapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meloloskan syarat calon presiden dan wakil presiden berusia paling rendah 40 tahun dan/atau pernah menjabat sebagai kepala daerah.

"Loh kok MK doang yang netral? Semua harus netral, enak saja MK doang," kata Habib Aboe Bakar saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Jalan Bandung, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10).


Putusan tersebut menimbulkan kegaduhan, karena MK dianggap masuk dalam politik praktis dan menguntungkan pihak tertentu. Yakni putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, yang digadang-gadang bakal dimajukan sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.

"Semua netral, Polisi netral, TNI netral, KPU netral," tegas politikus partai berlambang padi dan bulan sabit itu.

Kendati begitu, Habib Aboe Bakar tidak mau berkomentar lebih jauh terkait keputusan MK yang sudah diketok.
 
"Kalau putusan MK saya tidak ikut campur, MK punya keputusan sendiri dan final," ujarnya. (Mag1)

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya