Berita

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bersama istri/Net

Politik

Bukan Tokoh Partai, Cara Anies Baswedan Dapat Tiket Capres Jenius

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 19:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) menjadi yang paling siap dalam proses rangkaian menuju pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bahkan, pasangan Amin direncanakan akan melakukan pendaftaran pada Kamis 19 Oktober 2023, dan diantar partai pengusung serta pendukungnya.

Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menyebut pasangan kandidat Amin sudah berada di jalur yang tepat. Bahkan, tanpa perlu melakukan persiapan khusus.


"Tak perlu (persiapan khusus), mereka sudah on the right track," kata Eggendi kepada wartawan, Selasa (17/10).

Dalam pandangan Effendi, langkah Anies Baswedan hingga akhirnya mendapatkan tiket menjadi capres terbilang langkah jenius. Pasalnya, mantan rektor Universitas Paramadina ini tidak memiliki kendaraan partai politik dan uang yang banyak.

Bahkan, katanya, ada pendapat kejeniusan strategi Anies Baswedan terlihat karena dirinya dapat memaksa Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mendapatkan tiket pencapresan untuk dirinya.

Tak hanya itu, Anies juga menekan Nasdem saat itu untuk menentukan cawapres. Saat itu, Anies melakukan manuver cerdik memberikan lampu hijau atas tawaran ketua umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendampingnya.

"Cukup jarang di Indonesia seorang tokoh yang bukan dari partai atau bukan ketua umum atau bukan dekat sekali dengan ketua umum partai bisa mendapat tiket. Jadi Anies memang jenius," kata Effendi.

Dia menambahkan, selain itu, Surya Paloh merupakan tokoh hebat yang dapat menemukan calon presiden jauh-jauh hari. Tak heran jika Nasdem menggandeng Anies menjadi kandidat capres.

"Ingat bagaimana Surya Paloh menemukan SBY dan Jokowi jauh sebelum pilpres berlangsung," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya