Berita

Andre Vincent Wenas/RMOL

Publika

Pemimpin Harus Punya Nyali, Berani, Tidak Menyerah

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS*
SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 10:52 WIB

BERKALI-KALI kalimat itu dikatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Paling akhir saat Rakernas Projo di Senayan, 14 Oktober 2023. Tantangan bukan cuma dari dalam negeri, tapi regional dan global.

Berkali-kali diingatkan, bahwa window of opportunity kita ada di tiga masa kepemimpinan ke depan. Jangan sampai lewat, jangan sampai sia-sia. Jangan sampai terbuang percuma.

Ini kesempatan kita, our golden opportunity. Kalau kita mengulang-ulang hal yang tidak produktif, semua yang sudah kita capai bakal sia-sia. Jangan kita buat kekonyolan seperti ini.


Maka Jokowi menekankan perlunya persatuan. Ya, rasa persatuan sebagai bangsa. Agar energi bangsa ini bisa sinergis dalam mewujudkan pembangunan yang sedang giat-giatnya kita lakukan.

Banyak sekali pekerjaan yang mesti kita kejar penuntasannya.

Kalau energi bangsa ini kita habiskan untuk sekedar menebar bibit perpecahan lewat fitnah, hoaks, sebaran kebencian dan yang sejenisnya, itu semua akan terbuang percuma.

Soliditas dan solidaritas antar komponen bangsa harus terus diperkuat. Sampai titik akhir Jokowi bakal memperjuangkan ini. Terasa betul semangat perjuangan beliau untuk ini.

Pemimpin Indonesia ke depan harus yang bernyali, berani, tidak gampang menyerah. Ini kata kuncinya. Patut kita renungkan, bukan sekedar membuat pembenaran akan calon yang kita dukung.

Melihat tantangan ke depan dari kacamata seorang negarawan. Bukan sekedar menang-menangan ala adu ayam. Terlalu murahan.
Ini bukan perkara yang mudah, taruhannya terlalu mahal.

Ini soal masa depan anak dan cucu kita sendiri. Maka jangan gampang diamuk gelora emosi, pertimbangkan masak-masak, dengan hati yang bijaksana.

Anak-anak muda sang pemilik masa depan pantaslah menjadi peserta aktif dalam perumusan kebijakan di negeri yang penuh harapan ini.

Pemimpin harus punya nyali dan berani, tentu dengan perhitungan yang bijaksana. Tapi soal nyali dan keberanian ini bukan hanya dituntut dari sang pemimpin, kita sebagai rakyat juga.

Apakah kita juga punya nyali dan berani memberi kesempatan anak muda berada dalam tampuk kepemimpinan nasional yang bakal menjelang masa keemasan kita?

Memberi kesempatan pada anak-anak muda, seperti pernah kita lakukan saat mengkirarkan Sumpah Pemuda dan akhirnya mendeklarasikan Kemerdekaan kita.

Semoga.

*Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERS (LKSP), Jakarta

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya