Berita

Seniman Butet Kartaredjasa/Net

Politik

Jelang Putusan MK, Butet Kartaredjasa Ingatkan Jokowi tentang Awal Datangnya Bencana Moral

SENIN, 16 OKTOBER 2023 | 08:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang usia calon presiden dan wakil presiden bisa membuat seniman Butet Kartaredjasa bersedih, jika mahkamah yang dipimpin adik ipar Presiden Joko Widodo itu menyebabkan Gibran Rakabuming Raka berpasangan dengan Prabowo Subianto.

“Bagi saya ini awal datangnya bencana moral. Rakyat Indonesia bukan orang bodoh yang tak bisa membaca peristiwa. Rakyat punya kecerdasan ‘membaca; yang tersembunyi di balik semua itu,” tuturnya menceritakan suasana hati, sebagaimana pesan yang diterima pada Senin (16/10).

Butet tidak ingin legasi Jokowi sebagai 'role model' pemimpin yang baik akan rontok. Pasalnya, sejak 1998 Butet cs telah berjuang untuk lahirnya seorang presiden yang pantas dijadikan contoh, role-model, barometer, dan tauladan, yang bisa dimiliki bangsa Indonesia sepanjang sejarahnya.


“Sekarang kami sudah memiliki, yaitu njenengan. Tinggal setahun lagi njenengan bekerja seperti kemarin-kemarin, kebanggaan itu akan abadi,” sambungnya.

Butet memastikan dirinya tidak sedang mendikte apalagi menggurui Jokowi. Dia yakin Jokowi punya pemikiran dan insting yang tajam, yang pada akhirnya bisa memberikan yang terbaik. Yaitu, memenuhi harapan kami yang bekerja di ranah kebudayaan.

“Dari tempat kami bekerja, saya hanya bisa mengingatkan selagi kesempatan itu masih ada,” tegasnya.

Kepada Jokowi, Butet mengaku ikhlas membantu selama ini karena alasan kebaikan bersama. Bantuan itu sekadar “ngelingke” atau mengingatkan.

Eling sangkan paraning dumadi. Selalu waspada bahwa ‘melik kuwi nggendong lali’,” lanjutnya.

“Semoga njenengan dilimpahi kesehatan jiwa-raga,  ketajaman pikir dan keluasan imajinasi tak bertepi. Moga-moga mukjizat itu benar-benar terjadi. Semesta akan membimbing. Nuwun,” tutup Butet.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya