Berita

Aktivis HAM, Natalius Pigai/RMOL

Hukum

Pigai: Kasihan SYL Kalau Terus Dibenturkan dengan KPK

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 17:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), bakal menerima dampak negatif, jika terus dibenturkan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh pembenci KPK selama ini.

Pernyataan itu disampaikan aktivis HAM, Natalius Pigai, merespon pemberitaan yang menampilkan pernyataan mantan pegawai KPK yang menilai dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK harus terus diusut Polda Metro Jaya, tanpa harus dilimpahkan ke Mabes Polri.

"Terbukti atau tidak, yang tahu penyidik Polda," kata Pigai, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/10).


Namun, kata dia, Syahrul Yasin Limpo akan menerima dampak negatif jika terus dibenturkan dengan KPK, bahkan berpotensi mendapat hukuman lebih berat dari KPK.

"Kasihan SYL, dibenturkan dengan KPK oleh pembenci KPK selama ini. SYL justru bahaya bila KPK menerapkan unsur subjektif sebagai aksi balas. Bisa-bisa tuntutannya jauh lebih berat," pungkas Pigai.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya