Berita

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar/Ist

Publika

Gagal Dijegal, Anies-Cak Imin akan Diantar Puluhan Ribu Massa ke KPU

OLEH: TONY ROSYID*
MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 09:00 WIB

EMPAT hari lagi tanggal 19 Oktober. Tanggal dimulainya pendaftaran pilpres. Di tanggal 19 Oktober ini, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar akan daftar ke KPU. Lokasinya di Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat. Tepatnya jam 09.00 WIB.

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin, atau Anies-Cak Imin ini diusung oleh tiga partai koalisi, yaitu Nasdem, PKB dan PKS. Apakah tiga partai ini akan solid hingga pendaftaran Anies-Cak Imin tanggal 19 Oktober nanti di KPU? Apakah Cak Imin tidak dikriminalisasi? Apakah Nasdem tidak mencabut dukungan ketika para menterinya dikasuskan?

Dikasuskan itu maksudnya "punya kasus, lalu ditindak". Ini tidak berarti menteri-menteri lain tidak berkasus. Tidak berarti menteri-menteri lain tidak setor ke partainya. Beruntung karena mereka bukan dari partai Nasdem. Partai yang dianggap membelot karena mengusung Anies-Cak Imin. Kalau menteri-menteri itu dari Nasdem, tidak menutup kemungkinan mereka akan juga senasib dengan Johnny G Plate dan Syahrul Yasin Limpo.


Tiga partai: Nasdem, PKB dan PKS nampak sangat solid. Cak Imin, jika dipaksa jadi tersangka, diprediksi akan ada prahara besar buat bangsa ini. Ledakan politiknya gede banget. Massa PKB, Nasdem dan PKS akan tumpah ruah di Jakarta. Gak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi.

Begitu juga dengan Nasdem. Ketumnya sudah berdarah-darah. Dua menterinya ditersangkakan. Bahkan sudah ditahan. Bisnisnya dihabisi. Tapi, Surya Paloh tampaknya memang seorang petarung sejati. Dia tidak ada tanda-tanda menyerah. Terus bergerak untuk memenangkan Anies-Cak Imin. Malah dia semangati ke Anies untuk tidak pernah menyerah.

PKS, semua pengurus dan kadernya solid mengusung Anies-Cak Imin. Berbagai tawaran dan godaan diabaikannya. Tawaran menteri ditolak, ratusan miliar diabaikan.

Santer beredar info, pasangan Anies-Cak Imin akan diantar puluhan ribu relawan ke KPU. Tepatnya: relawan dan kader tiga partai. Tidak hanya para relawan dan kader partai yang berasal dari Jabodetabek. Mereka juga datang dari luar kota, bahkan luar Jawa. Ribuan relawan kabarnya sudah mengisi daftar hadir. Mereka akan berkumpul dengan massa dan ikut mengawal Anies-Cak Imin ke KPU.

Massa pendukung Anies-Cak Imin begitu antusias. Ini lantaran sebelumnya begitu banyak pihak, baik dari kalangan elite maupun masyarakat biasa, meragukan Anies akan bisa daftar di KPU. Berbagai penjegalan yang terus dilakukan oleh sejumlah pihak yang berupaya keras untuk gagalkan Anies nyapres, tanggal 19 oktober nanti akan terjawab. Ini sekaligus akan membuktikan bahwa segala bentuk penjegalan itu gagal.

Anies tetap maju sebagai capres. Dan kali ini Anies dipasangkan dengan Cak Imin, ketum PKB yang menguasai basis Nahdliyin, terutama di wilayah pulau Jawa. Barangkali, jalur penjegalan yang telah susah payah dilalui inilah yang membuat para relawan Anies-Cak Imin antusias dan penuh semangat untuk ikut merayakan pendaftaran pasangan Anies-Cak Imin. Lalu mereka akan berkata: "Selamat Tinggal Penjegalan".

Bisa dilihat, di berbagai kunjungan ke daerah, sambutan massa pendukung Anies-Cak Imin memang luar biasa. Ini tidak terjadi pada capres-capres lainnya. Bahkan di Makassar sekitar sebulan lalu, jumlah massa di acara "Jalan Gembira Bersama Anies-Cak Imin" tembus lebih dari sejuta yang hadir.

Saat Anies-Cak Imin daftar ke KPU hari Kamis, tanggal 19 Oktober 2023 nanti, mungkin bisa dibayangkan seperti ketika Anies pamitan di akhir jabatannya sebagai gubernur DKI. Massa menyambut Anies dari Jalan Sudirman hingga Balai Kota. Bundaran HI, Jalan Thamrin hingga sepanjang jalan di depan Balai Kota dipenuhi lautan massa. Ada sejumlah panggung yang oleh massa disiapkan agar Anies berpidato di sana. Ini juga mungkin yang akan terjadi saat pendaftaran ke KPU nanti. Sepanjang Jalan Imam Bonjol tembus Sudirman, dan Jalan Rasuna Said hingga sepanjang Jalan Cokroaminoto Menteng mungkin akan dipenuhi puluhan ribu massa. Bisa meluber hingga Jalan Diponegoro.

Mereka yang memiliki spirit perubahan nampaknya menginginkan agar semangat dan militansi para relawan Anies-Cak Imin mampu memenangkan jagoan mereka di Pilpres 2024. Kita tunggu hasilnya nanti. Tepat tanggal 14 Februari 2024.

*Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya