Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Bandingkan Taktik Perang Israel dengan NAZI di PD II

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 11:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana serangan darat Israel di Gaza, mendapat kecaman keras dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurutnya, serangan tersebut akan mengakibatkan jumlah korban sipil yang sangat besar.

Putin kemudian membandingkan taktik perang Israel terhadap Hamas dengan pengepungan Leningrad oleh NAZI Jerman selama Perang Dunia II.

Menurut Putin, blokade Israel di jalur Gaza, mirip dengan bagaimana Adolf Hitler menciptakan kebencian di dalam negeri dengan melakukan pengepungan Leningrad pada tahun 1941-1944.


Putin sangat menentang strategi perang semacam itu. Sebab, tidak semua orang yang tinggal di dalam Gaza merupakan pendukung Hamas.  

"Lebih dari 2 juta orang tinggal di sana. Tidak semuanya mendukung Hamas, tidak semuanya. Tapi mereka semua harus menderita, termasuk perempuan dan anak-anak. Tentu saja sulit bagi siapa pun untuk menyetujui hal ini," tegasnya dalam pertemuan puncak di Kyrgyzstan pada Jumat (13/10).

Kendati demikian, Putin juga mengakui bahwa Israel tetap memiliki hak untuk membela diri setelah mendapat serangan tidak terduga dari Hamas akhir pekan lalu.

Oleh karenanya, Putin menyerukan upaya kolektif untuk mengamankan gencatan senjata dini dan menstabilkan situasi di lapangan.

"Rusia siap berkoordinasi dengan semua mitra yang berpikiran konstruktif,” kata Putin, seperti dimuat The Jerusalem Post.

Dia menekankan, bahwa perundingan harus diarahkan pada solusi dua negara, di mana Palestina akan mendapatkan negaranya sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya