Berita

Warga di sepanjang sungai Volta, Ghana pergi mengevakuasi diri dari banjir akibat luapan Bendungan Akosombo pada Jumat, 13 Oktober 2023/Net

Dunia

Bendungan Ghana Meluap, 4.000 Warga Terpaksa Mengungsi

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 08:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lebih dari 4.000 penduduk di wilayah Ghana terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat bencana banjir yang terus meluap.

Mengutip African News pada Sabtu (14/5), banjir disebabkan oleh meluapnya Bendungan Akosombo, yang mengakibatkan kerusakan parah pada rumah-rumah dan lahan pertanian di sepanjang tepian Sungai Volta.

Pemerintah Ghana dalam sebuah pernyataan pada Jumat (13/10) mengonfirmasi bahwa ribuan orang di sembilan distrik telah mengungsi sebagai akibat langsung dari banjir tersebut.


"Banjir telah menyebabkan terganggunya layanan-layanan penting, menyebabkan beberapa daerah tidak mempunyai akses terhadap air dan listrik," bunyi pernyataan pemerintah.

Menurut laporan Global Disaster and Coordination System PBB, tujuh orang terluka akibat bencana banjir.

Sebelum banjir terjadi, Otoritas Sungai Volta mengaku telah mengeluarkan imbauan agar warga segera pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Peringatan dikeluarkan setelah permukaan air di bagian hulu Bendungan Akosombo terus naik disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya