Berita

Bacapres Ganjar Pranowo di pabrik rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT Karya Niaga Bersama, Malang, Jawa Timur/Ist

Politik

Serap Banyak Tenaga Kerja, Ganjar Ingin Industri Rokok Bisa Bertahan

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 04:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bakal Calon Presiden (Bacapres), Ganjar Pranowo berkunjung ke pabrik rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT Karya Niaga Bersama yang berada di Jl. Terusan Batu Bara, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/10).

Kedatangan Ganjar ke pabrik rokok sigaret kretek tangan bersilaturahmi sekaligus mendengarkan masukan-masukan yang diberikan oleh para pekerja pabrik.

Saat masuk, Ganjar langsung disambut meriah oleh sekitar ribuan karyawan pabrik. Mereka langsung mengajak berswafoto ataupun bersalaman dengan capres berambut putih itu.


“Kami senang bisa bercanda dengan para buruh. Bisa senang pengusahanya juga memberikan kesempatan kepada mereka (buruh) untuk break sejenak bertemu saya,” kata Ganjar, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Ganjar mengatakan, industri karya seperti ini harus dipertahankan agar tetap menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kita akan menjaga iklim hubungan industrial dengan baik, agar kesempatan kerja ini betul-betul bisa didapat,” tutur Ganjar.

Hanya saja, menurut Ganjar semua pihak harus duduk bersama untuk mencari jalan keluar agar industri ini bisa bertahan di tengah isu produk tembakau yang akan diatur di dalam beberapa pasal.

Diketahui pemerintah sedang menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi mandat dari Undang-Undang 17/2023 tentang Kesehatan. Salah satu bagian RPP yang sedang disusun yakni pengamanan zat adiktif berupa produk tembakau sebagaimana mandat Pasal 152 UU tersebut.

“Tentu kita terus mencari jalan keluar yang terbaik, bagaimana industri rokok bisa bertahan dan tentu saja dengan regulasi memang sekarang tidak mudah karena persaingan globalnya terjadi seperti itu,” jelas Ganjar.

Lebih lanjut, Bacapres PDIP ini menilai produksi pembuatan tembakau seperti ini merupakan industri yang menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga perlu adanya regulasi yang bisa melindungi para petani tembakau.

“Ini penting, sekaligus akan melindungi kawan-kawan petani tembakau yang sudah bercerita susah payah selama ini untuk bisa mempertahankan produk ini atau komoditas sejak jaman sebelum merdeka,” tutup Ganjar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya