Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Israel Kecewa, China Terlalu Lembek ke Hamas

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 21:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekecewaan mendalam diutarakan Kementerian Luar Negeri Israel kepada perwakilan China di Timur tengah atas kurangnya tekanan yang negara Asia Timur itu berikan terhadap militan Hamas.

Hal itu disampaikan Kemlu Israel melalui sambungan telepon dengan utusan China, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (13/10).

Dikatakan bahwa ketidakjelasan dan kurangnya kecaman China terhadap Hamas telah membuat Israel kecewa. Padahal, serangan di wilayah selatan benar-benar mengerikan dan memakan banyak korban jiwa.


"Duta Besar menyatakan kekecewaan mendalam Israel terhadap pengumuman dan pernyataan China mengenai kejadian baru-baru ini di selatan, di mana tidak ada kecaman yang jelas dan tegas atas pembantaian mengerikan yang dilakukan oleh organisasi teroris Hamas terhadap warga sipil tak berdosa dan penculikan puluhan dari mereka ke Gaza," bunyi pernyataan tersebut.

China ikut menyesalkan munculnya eskalasi terbaru antara Israel dan Palestina. Negara itu menyatakan bahwa jalan keluar mendasar dari konflik tersebut terletak pada penerapan solusi dua negara dan pembentukan Negara Palestina yang merdeka.

Pernyataan China pada Minggu (8/9) datang tepat sehari setelah militan Hamas menembakkan ribuan roket yang  menewaskan ratusan orang. Dalam pesannya, Beijing meminta pihak-pihak terkait untuk tetap tenang, menahan diri dan menghindari eskalasi lebih lanjut.

"China sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan dan kekerasan antara Palestina dan Israel saat ini. Kami menyerukan pihak-pihak terkait untuk tetap tenang, menahan diri," bunyi penyataan China.

Serangan akhir pekan lalu merupakan kejutan bagi militer Israel, yang mengakibatkan militan Hamas bertempur di dalam perbatasan Israel selama berhari-hari sebelum berhasil dipukul mundur dan memicu kritik terhadap Netanyahu dan kelompok konservatif Israel.

Israel telah meningkatkan serangan udara di Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir, meratakan seluruh lingkungan saat mereka bersiap menghadapi kemungkinan invasi darat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya