Berita

Demonstrasi pro-Palestina di depan Kedutaan Besar Israel di Inggris/Net

Dunia

Demo Pro-Palestina di Inggris, Polisi Tindak Pengguna Atribut Berbau Hamas dan Yel-yel Anti-Yahudi

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepolisian Inggris bersiap menghadapi aksi demonstrasi pro-Palestina di pusat kota London pada Sabtu (14/10). Polisi juga mengumumkan akan menindak mereka yang mengenakan pakaiann berhubungan dengan Hamas dan penggunaan yel-yel anti-Yahudi.

Ketua Asosiasi Polisi dan Komisaris Kejahatan, Donna Jones menekankan perlunya langkah-langkah keamanan yang lebih besar terkait demonstrasi pro-Palestina untuk mengendalikan kerusuhan.

Diperkirakan lebih dari 10 ribu orang akan berpartisipasi dalam demo pro-Palestina di London.


“Menteri Dalam Negeri dan Perdana Menteri juga menegaskan kembali kekuatan perasaan mereka mengenai fakta bahwa orang-orang yang menggunakan bendera atau mengenakan pakaian atau masker tertentu yang menunjukkan dukungan terhadap Hamas sebenarnya merupakan pelanggaran berdasarkan hukum teroris, karena mereka adalah organisasi teroris terlarang," kata Jones, seperti dikutip LBC News.

Selain itu, Jones mengatakan, polisi juga melarang nyanyian, yel-yel, atau slogan yang menimbulkan kebencian terhadap orang Yahudi.

“Kami harus sangat berhati-hati di Inggris. Kami tidak ingin memperburuk situasi," ucapnya.

Aksi demonstrasi untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina tidak hanya dilakukan di Inggris.

Di Prancis, polisi menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membebaskan demonstran pada Jumat (13/10).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya