Berita

Spanduk bertuliskan "Masyarakat Siap Pasang Badan Dukung KPK Meski Limpo Punya 12 Senpi"/Net

Politik

Masyarakat Siap Pasang Badan Dukung KPK Meski Limpo Punya 12 Senpi

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 07:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan masyarakat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus mengalir.

Hal ini ditandai dengan kemunculan sejumlah spanduk dukungan dengan tulisan pesan beragam. Salah satunya menyemangati agar Ketua KPK Firli Bahuri tidak merasa sendirian dalam memberantas korupsi.

“Pak Firli tidak sendirian. Dukung KPK bela petani,” tulis pesan dalam spanduk yang terpasang di sejumlah jalan di Jakarta pada Rabu malam (11/10).


Ada juga pesan yang bertuliskan agar KPK tidak kompromi dengan kasus korupsi, termasuk dalam menangani kasus SYL.

“Limpo jangan dibela. Jebloskan ke neraka. Masyarakat siap pasang badan meski Limpo punya 12 senpi,” tulis spanduk lagi.

Spanduk-spanduk itu turut mengingatkan kepada semua pihak untuk waspada adu domba antara institusi KPK dan Polri. Pasalnya, SYL juga melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum pimpinan KPK kepada Polda Metro Jaya.

“Awas adu domba. Gerbong radikal bisa nyamar, halalkan segala cara untuk menang,” tulis spanduk yang beredar.

Spanduk-spanduk itu juga berisikan pesan kepada KPK untuk tetap fokus memberantas korupsi dan tidak perlu menghiraukan isu lain.

“Fokus basmi korupsi. Uang petani untuk petani, kok dipake Limpo untuk sanak family?” tulis spanduk.

Spanduk itu juga meminta kepada Presiden Jokowi untuk turun tangan mengawasi adanya dugaan kriminalisasi terhadap para pimpinan KPK.

“Pak Jokowi harus berani. Lawan kriminalisasi KPK,” tulis pesan dalam spanduk.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya