Berita

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep/Net

Politik

PSI Menguat Berkat Keputusan Berani Gaet Kaesang Jadi Ketua Umum

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 18:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Kaesang Pangarep yang telah ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menambah kekuatan partai yang baru mengikuti satu kali pemilihan umum (Pemilu) itu.

Peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim mengatakan, kehadiran putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut menjadikan elektabilitas PSI naik hingga tiga kali lipat, dari semula 1,1 persen menjadi 3,5 persen.

“Tampak dukungan PSI menguat ketika pemilih diberikan informasi bahwa Kaesang adalah Ketua Umum PSI,” kata Kennedy saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Dinamika Pilpres Terkini dan Efek Elektoral Kaesang Sebagai Ketum PSI’ secara virtual, Kamis (12/10).


Survei Polling Institute dilakukan dalam rentang 1-3 Oktober 2023, menempatkan 1.206 responden melalui sambungan telepon, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Kehadiran Kaesang juga diklaim membuat basis pemilih partai lain mulai bergeser ke PSI. Ada beberapa basis partai yang dipotret Polling Institute bergeser ke PSI, seperti PDIP, Gerindra, dan PPP.

Basis pemilih PDIP, misalnya, sebanyak 3 persen dari base 24,8 persen mengalihkan dukungan untuk PSI. Sementara Gerindra, dari basis 14,7 persen pemilihnya, 2,5 persen beralih dukungan ke PSI.

“Basis pemilih PPP yang beralih ke PSI cukup besar. Dari 2,7 persen basis pemilihnya, 24,9 persennya mengalihkan dukungan untuk PSI,” kata Kennedy.

Temuan itu lantas disambut positif oleh Ketua DPP PSI, Ariyo Bimmo Soedjono. Menurutnya, temuan tersebut mengonfirmasi keputusan PSI menunjuk Kaesang sebagai ketua umum sudah tepat.
 
“Ketika Bro Tum Kaesang masuk dan disambut baik masyarakat termasuk simpatisan partai lain adalah wujud apresiasi publik kepada PSI dan Kaesang,” jelas Ariyo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya