Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Harga Beras di Sumedang Tembus Rp14 Ribu

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 06:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harga beras di Sumedang masih terus mengalami kenaikan. Bahkan, kenaikannya mencapai 20 persen.

Hal itu diakui Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Herman Suryatman saat monitoring ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di Pasar Rakyat Sumedang atau lebih dikenal dengan Pasar Inpres.

"Beras dari harga acuan penjualan Rp12 ribu per kg ternyata di lapangan mencapai Rp 14 ribu per kg,” kata Herman seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar, pada Kamis (12/10).


Meski demikian, Herman memastikan ketersediaan bahan pokok serta mobilitas di pasar relatif aman dan lancar. Di sisi lain, harga komoditas di pasar diklaim relatif terkendali dan terjangkau.

"Dinamika itu ada. Ada komoditas bapokting (barang pokok penting) yang harganya stabil, ada yang naik, ada juga yang turun," ujarnya.

Herman menambahkan, monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bapokting dengan harga terjangkau, terutama beras dan telur sebagai komoditas utama masyarakat.

"Sebetulnya monitoring biasa kami lakukan tiap hari secara digital. Kami punya aplikasi Sistem Informasi Perdagangan (Sindang) melihat bapokting di sembilan pasar rakyat," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya