Berita

Mantan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza/Net

Dunia

Yusron Ihza Khawatir Pertempuran Israel-Hamas Bisa Meluas dan Berkepanjangan

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 15:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertempuran antara Israel dan Palestina, khususnya Hamas, saat ini dikhawatirkan dapat meluas dan berkepanjangan. Terlebih dengan berbagai dukungan yang digelontorkan untuk kedua belah pihak.

Kekhawatiran itu turut disampaikan oleh pengamat sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza. Yusron berpendapat, perang antara Israel dan Palestina dapat meluas dan berlangsung lama seperti yang terjadi di Ukraina.

"Apalagi Amerika Serikat sudah mengirim kapal induknya ke dekat Israel. Selain itu, Iran juga sudah menyampaikan dukungan untuk Hamas," kata Yusron kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/10).


Yusron mengurai, dukungan AS dan sekutu-sekutunya terhadap Israel bisa memperburuk konflik kekerasaan yang saat ini sudah memakan banyak korban jiwa.

Mengutip data dari Anadolu Agency, lebih dari 1.800 orang meninggal dunia sejak pertempuran pecah pada Sabtu (7/10).

Di sisi lain, sejumlah pihak juga sudah memberikan dukungan pada Hamas, seperti Iran, Rusia, dan Korea Utara. Meski Rusia juga memainkan peran untuk mengupayakan perdamaian kedua belah pihak, hal serupa yang dilakukan oleh China.

"Ini bisa menjadi perang yang besar. Jangan sampai kita kesiangan melihat ini," ucap Yusron.

Untuk itu, Yusron mendorong, Indonesia sebagai negara besar dapat memainkan peran penengah dalam konflik ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya