Berita

Pertemuan GAMKI dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Surakarta, Selasa (10/10)/Ist

Politik

Di Tengah Wacana Pencalonan Cawapres, Organisasi Pemuda Kristen Temui Gibran di Solo

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 22:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah ramainya wacana pencalonan sebagai calon wakil presiden, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bertemu dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Surakarta, Selasa (10/10).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, bertemu Gibran dalam rangka menyampaikan undangan terkait pelaksanaan kegiatan Apel Siaga Nasional Brigade Serba Guna (Brigsena) GAMKI dalam rangka Sumpah Pemuda di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, (28/10) mendatang.

"Mas Gibran menyambut hangat kehadiran GAMKI di Kota Surakarta. Kami mengundang Mas Gibran untuk datang ke Toraja dan bertemu ribuan peserta Apel Siaga Brigsena agar teman-teman GAMKI dari seluruh Indonesia bisa mendengarkan langsung inspirasi kepemimpinan muda dari Mas Gibran," kata Sahat Sinurat dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.


GAMKI juga mengundang Gibran dalam acara Festival Bondo yang akan diadakan Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) dan GAMKI pada tanggal 9-11 November 2023 di Jepara dan Solo, Jawa Tengah.

"Kami juga mengundang Mas Gibran untuk hadir dalam rangkaian kegiatan Hari Pahlawan yang akan diadakan Pewarna dan GAMKI di Jepara dan Solo. Semoga Mas Gibran bisa datang di tengah padatnya agenda beliau," jelas mantan Ketua Umum GMKI ini.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Alan Christian Singkali menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota yang membangun Kota Surakarta dengan pendekatan kebudayaan.

"GAMKI mengapresiasi kepemimpinan muda yang berakhlak dan berbudaya yang ditunjukkan oleh Mas Gibran. Beliau adalah salah satu figur pemimpin muda inspiratif yang saat ini dimiliki oleh Indonesia. Tidak banyak berkata-kata, tapi menunjukkan kerja nyata," kata Alan Singkali.

Menurut Alan, di tengah banyaknya generasi muda yang terpapar dengan pemikiran radikal dan individualis, kehadiran para pemimpin muda yang nasionalis dibutuhkan di ruang-ruang publik sebagai inspirasi bagi kaum muda bagaimana nilai-nilai Pancasila dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mas Gibran adalah salah satu pemimpin muda yang menunjukkan kepemimpinan yang inklusif, toleran, dan merakyat. Semoga akan banyak lahir pemimpin-pemimpin muda Indonesia yang memiliki nilai-nilai nasionalis dan Pancasilais di tengah era bonus demografi Indonesia," pungkasnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat ini, hadir juga Ketua Umum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) Yusuf Mujiono, Panglima Brigsena GAMKI Andriyas Tuhenay, Pengurus GAMKI Semarang dan Salatiga serta didampingi Ketua Umum FOKSI Muhammad Natsir Sahib.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya