Berita

Wakil Presiden Maruf Amin menyerahkan dana insentif kepada Penjabat (Pj) Walikota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia/Ist

Nusantara

Mampu Tekan Stunting, Pemkot Pagar Alam Terima Insentif Rp6,7 Miliar

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 06:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kota Pagar Alam menerima dana insentif Rp6,7 miliar sebagai penghargaan atas keberhasilan dalam menekan angka stunting di wilayahnya.

Penyerahan dana insentif tersebut, dilakukan langsung oleh Wakil Presiden Maruf Amin, didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, kepada Penjabat (Pj) Walikota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia, di Istana Wakil Presiden Jakarta pada Jumat(6/10).

Pj Walikota Pagar Alam, Lusapta Yudha Kurnia, menyatakan bahwa prestasi yang baru saja diraih akan menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dalam upaya menekan angka stunting hingga mencapai satu digit pada tahun 2024.


"Alhamdulillah, ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, termasuk para kader Posyandu yang secara konsisten memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan ibu dan anak," ujar Lusapta dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, pada Senin (9/10).

Ditambahkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Paber Napitupulu, dana insentif yang diterima oleh Pemkot Pagar Alam akan dialokasikan ke 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Pemukiman.

"Penggunaan dan alokasi dana insentif tersebut masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat," katanya.

"Namun penggunaannya akan difokuskan pada dinas kami, dinas kesehatan, dan dinas pemukiman yang memiliki peran penting dalam menekan angka stunting dengan target turun hingga satu digit," jelas Paber.

Pada tahun 2021, angka stunting di Kota Pagar Alam mencapai 18,5 persen. Tetapi pada tahun 2022, angka tersebut berhasil diturunkan menjadi 11,7 persen.

Capaian itu menjadikan Kota Pagar Alam sebagai salah satu kota dengan angka stunting terendah di Provinsi Sumatera Selatan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya