Berita

Titik lokasi rencana pembangunan pangkalan udara TNI AD di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara/Net

Pertahanan

Perkuat Lintas ALKI III, TNI AD Bangun Pangkalan Udara di Konawe Utara

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 03:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

TNI Angkatan Darat merencanakan pembangunan pangkalan pertahanan udara di wilayah di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Pembangunan Pangkalan ini, sebagai penguatan pertahanan nasional. Soal dipilihnya Konawe Utara, karena wilayah itu sangat strategis sebagai lintas zona Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III, yang melintasi Samudra Pasifik, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Selat Ombai, Laut Sawu, Samudra Hindia.

Pabandya 2/Slamja Spaban IV/Binsisops Sopsad, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya menjelaskan, rencana pembangunan telah masuk dalam rencana strategis TNI AD 2024-2034.


Fajar mengatakan, Markas Besar TNI AD sudah mengkaji potensi dan peluang keberhasilan pembangunan.

Kata dia, pertimbangan utama yakni pendekatan keamanan. Selama ini, menurut Fajar wilayah Sulawesi masuk dalam jalur ALKI III. Sehingga, harus dijaga.

"Itulah sebabnya, kenapa harus ada di Konawe Utara karena wilayah tersebut dekat sekali dengan ALKI III," ujar Fajar dikutip Kantor BErita RMOLSultra, Senin (9/10).

Dia memaparkan, Wilayah Konawe Utara juga berdekatan dengan berbatasan dengan Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah.

Posisi strategis Pangkalan udara ini, nantinya bisa dimanfaatkan TNI AD mengumpulkan dan menyuplai kekuatan untuk menuju lokasi yang kerap terjadi konflik itu.

"Pangkalan Udara Konawe Utara nantinya bisa menjadi lokasi transportir alutsista canggih untuk meredam situasi yang konflik di beberapa wilayah terdekat," jelasnya.

Perwira penerbang TNI yang pernah bertugas di Kodim 1417 Kendari itu menjelaskan, tahap pertama pembangunan, TNI AD akan meratakan landasan udara sepanjang 3 kilometer dan lebar mencapai sekitar 45 meter.

Sebelumnya, Pemda Konawe Utara melalui Bupati Ruksamin, sudah menghibahkan lahan seluas 200 hektar. Kemudian setelah selesai pembangunan skuadron serbaguna, akan ada 24 alutsista baik itu berupa pesawat sayap tetap ataupun sayap putar.

"Kami apresiasi pemerintah daerah, sudah menghibahkan lahan untuk TNI angkatan darat," demikian Fajar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya