Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama Prabowo Subianto/Net

Politik

Takut Didera Isu Politik Dinasti, Jokowi Diprediksi Tak Izinkan Gibran jadi Cawapres Prabowo

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 15:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diperkirakan tidak akan mengizinkan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, meskipun Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan judicial review batas usia capres cawapres 35 tahun.

Hal ini disampaikan pengamat politik Hendri Satrio menanggapi usulan DPC Partai Gerindra Tangerang Selatan yang mendorong Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden Prabowo.

“Saya memprediksi walaupun diperbolehkan oleh MK, Pak Jokowi tidak akan mengizinkan Mas Gibran jadi cawapres Prabowo,” kata Hensat, sapaan Hendri Satrio, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/10).


Penggagas lembaga survei KedaiKOPI ini mengatakan, peluang Gibran untuk menjadi cawapres Prabowo sangat kecil. Karena posisi Gibran dalam bursa kandidat calon wakil presiden Prabowo bertengger di urutan ketiga.

“Gibran agak kecil ya, posisi dia di angka 3 lah. Kenapa ketiga? Karena Pak Jokowi kan banyak keputusannya, berdasarkan citra ya, pencitraan,”kata Hensat.

Hensat menuturkan, Presiden Jokowi akan tetap menjaga marwahnya setelah tidak lagi menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Sebab jika GIbran maju menjadi cawapres, lanjut Hensat, akan memperburuk citra politik Jokowi yang selama ini dianggap tengah membangun politik dinasti.

“Kalau Mas Gibran maju, citranya dia enggak terlalu bagus, karena akan didera isu politik dinasti,” demikian Hensat.




Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya