Berita

Momen pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dengan tokoh senior Partai Golkar, Jusuf Kalla (JK)/Ist

Politik

Gesitnya Gerakan Puan Ajak Golkar Merapat ke Koalisi Ganjar

MINGGU, 08 OKTOBER 2023 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani aktif melobi dua tokoh senior Partai Golkar, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan Jusuf Kalla (JK) agar bisa mengajak partai beringin bergabung dengan gerbong bacapres Ganjar Pranowo.

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah menilai, lobi-lobi politik yang dilancarkan Puan bisa juga dimaknai sebagai tidak ada lagi harapan PDIP kepada Presiden Joko Widodo.

"Gerakan gesit Puan justru bisa saja sebagai tanda ia tidak lagi berharap pada Jokowi, dan ini bagus. PDIP memang sudah seharusnya mengembalikan pengaruh partai pada ketua umum atau sekurangnya tokoh inti, dan Puan jelas mewakili Megawati Soekarnoputri," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/10).


Dedi mengatakan, pertemuan Puan dengan LBP dan JK, tidak menutup kemungkinan untuk menarik Golkar masuk ke kubu PDIP lantaran pesimistis ke Jokowi dan Ganjar.

"Lobi politik Puan ke elite Golkar sangat mungkin sebagai balasan atas ekspresi hambar Jokowi pada Ganjar, dan upaya ini bukan tidak mungkin untuk menarik Golkar bergabung, dan memang ada peluang itu," kata Dedi.

Dia menambahkan, jika Gerindra tidak kunjung menentukan Cawapres, dan Golkar tidak mendapat peluang itu, maka PDIP bisa saja siap menjadikan Airlangga sebagai Cawapres Ganjar. Dengan demikian Gerindra untuk kedua kalinya akan ditinggalkan mitra koalisi.

"Ini sekaligus alarm bagi Prabowo yang terkesan terlanjur bergantung pada Jokowi. Jangan sampai pada akhirnya justru Prabowo kehilangan momentum dan kembali tertinggal dari Anies juga Ganjar," tutupnya.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya