Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berada di Semarang/Ist

Bisnis

Hadiri Rakorwil PWM di Semarang, Mendag Zulhas: Kerja Sama Bentuk Ekosistem untuk UMKM Maju

MINGGU, 08 OKTOBER 2023 | 02:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komitmen dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus maju dan berkembang kembali ditegaskan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Komitmen ini  diwujudkan  dengan membentuk ekosistem empat pilar, yakni fasilitasi kerja sama UMKM dengan lokapasar (marketplace), ritel modern, serta lembaga perbankan dan pembiayaan ekspor.

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam Rapat Kerja Wilayah-Rapat Koordinasi Wilayah dan Temu Bisnis UMKM Lembaga Pengembang (LP) UMKM Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (7/10).

Turut hadir Ketua PW Muhammadiyah Jateng Tafsir, serta Ketua PW Aisyiyah Jateng Eni Winaryati.  Hadir mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim dan Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Fajarini Puntodewi.


"Jadi, kata kuncinya adalah kerja sama. Pemerintah harus hadir, marketplace harus hadir, ritel modern harus hadir, perbankan harus hadir  sehingga ekosistemnya terbentuk," tegas Zulhas, sapaan akrabnya.

Mendag pun mengurai, UMKM harus didorong memasuki platform digital agar dapat bersaing. Salah satunya, melalui kerja sama dengan marketplace.

"UMKM kalau hanya berjualan secara luring akan kalah karena zamannya sudah berbeda. Untuk itu,  harus bergabung dengan marketplace. Selanjutnya, marketplace akan melatih UMKM dalam hal misalnya peningkatan  kualitas kemasan dan pemasaran. Dengan pelatihan tersebut, kualitas dan produktivitas UMKM dapat meningkat," jelas Mendag.

UMKM, lanjut Zulhas, juga mendapat fasilitasi kerja sama dengan ritel modern. Upaya ini untuk  meningkatkan pemasaran produk UMKM melalui gerai ritel modern sekaligus mendapatkan dukungan logistik.

"UMKM bisa bekerja sama dengan ritel modern. Ritel modern akan membantu memasarkan produk UMKM. UMKM untung dan ritel modern mendapatkan harga yang bagus," imbuhnya.

Berikutnya, permodalan melalui perbankan dan lembaga pembiayaan ekspor. Dalam  hal  ini, UMKM  akan  dibantu  permodalan  kredit  usaha  rakyat  (KUR).  Untuk  itu,  Zulhas berharap perbankan  ikut hadir.

Mendag  juga berharap organisasi Muhammadiyah terus menjadi  pelopor, khususnya dalam pengembangan ekonomi keumatan.

"Kita harapkan Muhammadiyah tetap menjadi pelopor agar Indonesia menjadi negara maju dan berdaulat," tutup Mendag Zulkifli Hasan.

Pada hari yang sama, Mendag Zulhas juga memimpin kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta PW Muhammadiyah Jawa Tengah.

Pada kegiatan ini dijual beras medium Bulog sebanyak 2,5 ton dengan harga Rp52.000/5 kg. Selain itu, dijual minyak goreng Minyakita sebanyak 500 liter dengan harga Rp13.500/liter.

"Kemendag  bekerja  sama  dengan  PW  Muhammadiyah  untuk  kegiatan  ini.  Diharapkan  Gerakan Pangan Murah ini dapat sedikit membantu masyarakat," demikian Mendag Zulkifli Hasan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya