Berita

Anak-anak di Pakistan saat diberi vaksin polio/Net

Dunia

Pakistan: 90 Persen Kasus Polio Diimpor dari Afghanistan

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 09:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Meningkatnya kasus polio yang mengkhawatirkan di Pakistan kemungkinan besar disebabkan oleh impor virus polio dari Afghanistan.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Kesehatan Sementara Pakistan, Nadeem Jan, melalui surat kabar Dawn, di mana Nadeem mencatat bahwa sekitar 90 persen dari kasus polio yang terdeteksi di negaranya diduga berasal dari Afghanistan.

Mengutip ANI News, Sabtu (7/10), pernyataan Menteri Kesehatan sementara ini muncul setelah hanya dalam waktu satu hari, dua sampel tambahan dinyatakan positif terinfeksi virus polio di Pakistan, yang menandai kemunculan kasus ketiga dalam tahun ini.


Menurut seorang pejabat di laboratorium polio Institut Kesehatan Nasional (NIH), sampel limbah yang dikumpulkan dari Dera Bugti, di Balochistan, dan Peshawar dinyatakan positif mengidap virus tersebut.

“Kedua virus tersebut, yang ditemukan dalam sampel limbah, mirip dengan virus polio Afghanistan,” kata pejabat NIH Pakistan.

Saat ini Pakistan dan Afghanistan sendiri merupakan dua negara yang masih memiliki kasus polio yang endemik di antara negara lainnya.

Pihak berwenang Pakistan menginformasikan bahwa penyebaran virus polio liar saat ini telah terbatas pada tujuh distrik di selatan Khyber Pakhtunkhwa, yaitu Tank, Bannu, Waziristan Utara, Waziristan Selatan Atas, Waziristan Selatan Bawah, Dera Ismail Khan, dan Lakki Marwat,

Sebuah laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diterbitkan pada Agustus lalu juga mengindikasikan bahwa sejak Januari 2021, semua kasus polio yang dilaporkan di Pakistan berasal dari tujuh distrik yang menjadi daerah endemis polio di selatan Khyber Pakhtunkhwa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya