Berita

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Global

Hubungan Makin Tegang, Diplomat Kanada di India Pindah ke Malaysia dan Singapura

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 22:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tensi diplomatik yang semakin memanas antara India dan Kanada menjadi sorotan dunia internasional setelah laporan terbaru mengungkapkan bahwa mayoritas diplomat Kanada yang bertugas di India telah pindah ke Kuala Lumpur dan Singapura.

Laporan ini datang sehari setelah pemerintah India meminta pengurangan staf diplomatik Kanada yang bertugas di negara tersebut, akibat tuduhan yang dilontarkan Ottawa terkait keterlibatan India dalam pembunuhan separatis Sikh, Hardeep Singh Nijjar.

"Mayoritas diplomat Kanada di India telah dipindahkan ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura," bunyi laporan publikasi media yang berbasis di Toronto, CTV News.


Laporan ini telah memunculkan pertanyaan tentang stabilitas hubungan diplomatik kedua negara yang tengah dalam kondisi memanas.

Mengomentari situasi ini, jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi, menyatakan bahwa pihaknya meminta Kanada untuk mengurangi jumlah diplomatnya yang bertugas di India agar sejajar dengan jumlah diplomat India yang bertugas di Kanada.

Pemerintah India juga telah mengambil langkah tegas dengan menangguhkan pengoperasian visa ke Kanada, dan memberi waktu kepada diplomat negara itu untuk meninggalkan New Delhi paling lambat pada 10 Oktober mendatang, akibat campur tangan mereka dalam urusan internal India.

"Mengingat tingginya kehadiran diplomat Kanada di sini dan campur tangan mereka yang terus berlanjut dalam urusan internal kami, kami telah mengupayakan kesetaraan dalam kehadiran diplomatik kita masing-masing. Diskusi sedang berlangsung mengenai cara untuk mencapai hal ini," kata Baghci, seperti dimuat ANI News, Jumat (6/10).

Dalam upaya meredakan ketegangan, Perdana Menteri Trudeau baru-baru ini menyatakan bahwa Kanada ingin menjalin hubungan yang konstruktif bersama India, dengan mengusulkan pertemuan secara pribadi dengan PM India Narendra Modi untuk menyelesaikan perselisihan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya