Berita

Proses pemadaman kebakaran lahan Taman Nasional Way Kambas/ist

Nusantara

270 Hektare Lahan di Taman Nasional Way Kambas Hangus Terbakar

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 19:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur mulai padam. Namun petugas gabungan masih melakukan penyisiran untuk mengantisipasi munculnya bara api.

"Tim gabungan dari kami serta TNI-Polri masih bersiaga di titik-titik api dan masih melakukan penyisiran untuk mencari bara-bara api," ujar Humas TMWK, Sukatmoko, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (6/10).

Sukatmoko mengatakan, ada 6 titik di 3 seksi berbeda yang terbakar. Seluruhnya masih dalam wilayah Taman Nasional Way Kambas.


"Ada enam titik di tiga seksi, yakni seksi 1 Way Kanan, seksi 2 Bungur, dan seksi 3 Kuala Penat," jelasnya.

Akibat kebakaran yang terjadi lebih dari 4 hari tersebut, 270 hektare dari total 125.621,30 hektare lahan TNWK terbakar.

Menurut Sukatmoko, ada satu titik yang diakuinya sulit untuk dipadamkan karena kondisi lahan gambut.

"Ada satu lokasi yang memang sulit kita padamkan, itu ada di seksi Kuala Penat. Di sana itu hampir seluruhnya lahan gambut, jadi kita mesti ekstra karena bara api itu biasanya sampai ke akar-akarnya, tapi alhamdulillah sudah padam," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya