Berita

Sembilan pengasuh utama pondok pesantren besar di Jawa Timur bersama kiai dan habaib, berkumpul di Pondok pesantren Al Fatimah, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (5/10)/Ist

Politik

Poros Kiai 9 Jawa Timur Bermunajat Yenny Wahid jadi Cawapres 2024

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 12:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sembilan pengasuh utama pondok pesantren besar di Jawa Timur bersama kiai dan habaib, berkumpul di Pondok pesantren Al Fatimah, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (5/10).

Disampaikan Pengasuh Pondok Al Fatimah KH. Tamam Syaifuddin, pertemuan para kiai dan habaib yang juga dikenal sebagai Poros Kiai 9 Jawa Timur, ini digelar dalam rangka ikhtiar spiritual untuk kebaikan bangsa dan negara menjelang pesta demokrasi yaitu Pilpres 2024.

"Yang paling utama dalam kegiatan ini adalah doa bersama para kiai dan habaib untuk bangsa dan negara Indonesia," kata Kiai Tamam.


Selain itu, kata dia, melalui doa bersama ini, para kiai dan habaib juga bermunajat agar ada keturunan pendiri NU Hasyim Asyari, yakni Zannuba Ariffah Chafsoh atau Mbak Yenny Wahid yang merupakan putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kata Kiai Tamam, inisiatif kegiatan doa bersama ini memang berasal dari munculnya pemberitaan media, yang belakangan ini banyak menyebut nama Yenny Wahid sebagai cawapres potensial di 2024.

Untuk itu, sambungnya, Poros 9 Kiai kemudian berkumpul untuk mendoakan kesehatan Yenny sampai bisa tercapai menjadi cawapres nantinya.

"Mbak Yenny Wahid adalah figur sosok tokoh nasional, mewakili warga nahdliyin, mewakili para perempuan Indonesia, yang konsisten memperjuangkan keadilan dan perdamaian," katanya.

"Karena itu, kami menggelar doa bersama agar Mbak Yenny Wahid bisa dikabulkan hajatnya berjuang di jalur politik di Pilpres 2024 nanti," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya