Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Shopee Berhenti Jual Barang Impor

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 11:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penjualan produk asal luar negeri atau cross border telah resmi dihentikan oleh salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Shopee.

Head of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, pada Kamis (5/10) mengatakan pihaknya telah menyetop transaksi cross border sejak Rabu (4/10).

Dikatakan Radityo, keputusan itu dibuat untuk menyesuaikan diri dengan Peraturan Menteri Perdagangan No 31/2023 yang merupakan dari revisi Peraturan Menteri Perdagangan No 50/2020.


Dia menegaskan bahwa produk impor yang dijual di platform Shopee tidak pernah mengancam produk lokal Indonesia karena jumlahnya yang sangat kecil.

"Transaksi cross border di Shopee sendiri sangat kecil, tercatat jumlahnya tak kurang dari 1 persen. Mekanisme cross border yang dilakukan juga sudah sesuai dengan proses dalam peraturan perundangan yang berlaku seperti perpajakan," jelas Radityo dalam keterangan resmi.

Selain itu, kata Radityo, Shopee juga telah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021 lalu.

Radityo menjelaskan, awalnya perdagangan cross border dibuka Shopee Indonesia agar pengusaha lokal juga bisa mengekspor produknya ke luar negeri secara langsung.

"Saat ini sudah ada lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar lintas batas di kawasan ASEAN, Asia Timur dan Amerika Latin," ungkapnya.

Meski penjualan cross border sudah ditutup, Radityo mengatakan pihak Shopee Indonesia akan berusaha agar ekspor produk lokal tetap berjalan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya