Berita

Bakal Calon Presiden dari PDIP Ganjar Pranowo menyambangi Pondok Pesantren Al Tsaqafah milik mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis malam (5/10)/Net

Politik

Ganjar Kasih Sinyal Tokoh NU jadi Cawapres

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 02:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bakal Calon Presiden dari PDIP Ganjar Pranowo memberi sinyal bahwa tokoh Nahdlatul Ulama (NU) berpotensi menjadi bakal calon wakil presiden untuk mendampinginya bertarung di Pilpres 2024.

Hal itu diutarakan Ganjar ketika menyambangi Pondok Pesantren Al Tsaqafah milik mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis malam (5/10).

Semula Ganjar ditanya ihwal nama cawapres yang diusulkan atau disarankan oleh Said Aqil Siradj. Ganjar mengatakan dirinya tidak hanya meminta penunjuk soal cawapres, tapi juga membahas negara dengan Said Aqil.


"Kita bisa cerita Islam Nusantara tadi karena itu sangat ideologis dan jauh lebih penting dari sifatnya yang pragmatis," kata Ganjar kepada wartawan.

Selanjutnya Ganjar memberi sinyal dengan mengatakan soal tokoh NU yang akan dilamarnya untuk menjadi pendamping di 2024.

"Dan beliau (Said Aqil), bercerita sejarah Islam di Indonesia, serta tokoh-tokohnya akan kita munculkan, mesti keukeuh untuk mempertahankan, kalau bahasa lain punya kepribadian dan kebudayaan," kata Ganjar.

Menurutnya, harus ada pemimpin yang mampu mempertahankan nilai luhur dari sejarah Islam di Indonesia. Sebagaimana ilmu yang diperolehnya ketika berbincang dengan Said Aqil Siradj.

"Jadi kita tidak boleh dilanggar oleh agamanya. Beliau ceritakan, beginilah harusnya yang ada di Indonesia itu, jauh lebih penting kalau soal calonnya (cawapres) entar lagi," tutupnya.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya