Berita

Wakil Tetap Presiden Ukraina di Krimea, Tamila Tasheva/Net

Dunia

Kunjungi PP Muhammadiyah, Utusan Ukraina Minta Dukungan untuk Krimea

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan Muhammadiyah diharapkan mampu mendorong terciptanya perdamaian di Republik Otonomi Krimea.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Tetap Presiden Ukraina di Krimea, Tamila Tasheva dalam kunjungannya ke Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tasheva menjelaskan bahwa Krimea adalah wilayah dengan komunitas muslim terbesar di Ukraina yang mendapat tindakan persekusi sejak dianeksasi Rusia pada 2014 lalu.


"Krimea merupakan wilayah yang memiliki tradisi Islam kuno, namun hingga saat ini banyak muslim di Krimea yang dipersekusi," jelasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (5/10).

Menurutnya, dukungan dari Indonesia yang memiliki komunitas muslim terbanyak sangat dibutuhkan.

Terlebih Muhammadiyah yang memiliki pengalaman yang luar bisa dalam mengalami dan menghadapi keragaman agama, komunitas pribumi dan minoritas nasional sehingga komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi harus terus dijalin bersama Ukraina, terutama dalam kasus Krimea.

Oleh sebab itu, Tashiva berharap bahwa Muhammadiyah dapat membantu Ukraina dalam menciptakan perdamaian di wilayah yang dianeksasi Rusia tersebut.

"Sangat penting apabila ada sebuah organisasi powerful yang memberikan support pada mereka (Tatar Krimea)," kata Tasheva.

Tasheva juga memaparkan bahwa Ukraina telah mengupayakan berbagai cara agar keadilan bagi rakyat Krimea dapat ditegakkan.

Selain menangani isu HAM, mereka juga  bertangung jawab dalam menjembatani komunikasi antara mainland Ukraina dengan wilayah Krimea.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya