Berita

Febri Diansyah dipercaya menjadi salah satu tim kuasa hukum Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)/RMOL

Hukum

Resmi Ditunjuk jadi Tim Kuasa Hukum, Febri Diansyah: SYL Janji Kooperatif

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 01:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, dipercaya menjadi salah satu tim kuasa hukum Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga tersandung kasus korupsi.

Hal ini diungkap Febri usai menyambangi markas DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari (5/10).

"Pak Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian tadi meminta kami melakukan pendampingan hukum pada tingkat penyidikan," kata Febri seperti dikutip redaksi.


Febri menegaskan, Syahrul Yasin Limpo yang juga kader Partai Nasdem berjanji akan menghadapi proses hukum yang tengah dijalankan lembaga antirasuah pimpinan Firli Bahuri itu dengan kooperatif.

Selain Febri, bekas pegawai KPK Rasamala Aritonang juga akan ikut dalam tim hukum gabungan ini. Namun Febri belum mau membocorkan ada berapa anggota dalam tim hukum SYL.

"Saya rasa itu (anggota tim hukum) akan di update lebih lanjut ya. Yang pasti ini tim gabungan, tim hukum gabungan yang akan fokus pada substansi hukum saja," pungkasnya.

KPK dikabarkan sudah memberitahu Presiden Joko Widodo terkait penetapan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka sejak akhir September 2023 kemarin.

Hal itu diketahui dari dua foto berisi potongan surat bertuliskan KPK yang beredar di kalangan wartawan. Namun demikian, hingga saat ini, Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri belum merespon terkait kebenaran potongan surat yang beredar tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya