Berita

Anies Baswedan saat bertemu Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu/Net

Politik

Gaungkan Anies Pengkhianat, Demokrat Disinyalir Punya Peran Turunkan Elektabilitas Anies

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penurunan elektabilitas bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan yang dicatat sejumlah lembaga survei, diperkirakan imbas dari keluarnya Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan menuturkan, elektabilitas Anies merosot mulai nampak jelas ketika Partai Demokrat keluar dari Koalisi Perubahan.

"Saya sudah memprediksi elektabilitas Anies atau ketika berpasangan dengan Muhaimin, ini akan mengalami kemerosotan secara elektoral," ujar Mulyawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).


"Pertama, sebabnya adalah stigma melalui narasi komunikasi politik yang dibangun oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan juga Partai Demokrat," sambungnya menegaskan.

Dia mengurai, narasi yang dibangun Partai Demokrat dan juga SBY, membuat elektabilitas Anies merosot tajam dibanding dua Bacapres lainnya, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

"Di sini posisi Partai Demokrat memainkan peran penting dengan terus menggaungkan narasi Anies sebagai pengkhianat dan juga pemimpin yang tidak amanah," tuturnya.

"Sehingga, amplifikasi narasi ini secara langsung masuk ke dalam benak persepsi publik yang berimplikasi pada penurunan elektoral," demikian sosok yang kerap disapa Iwan itu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya