Berita

Budayawan Eros Djarot/Net

Politik

Budayawan Eros Djarot Mimpikan Pilpres Diikuti Lima Paslon, Ini Alasannya

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lima calon pasangan capres dan cawapres dalam pemilu 2024 akan lebih baik ketimbang hanya tiga atau bahkan dua calon.

Pandangan itu disampaikan Budayawan Eros Djarot dalam acara Satu Meja di Kompas TV beberapa hari lalu, yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).

"Kalau saya pikir kalau ada 5 (paslon) lebih bagus 5 ini 3 mau dipaksakan 2," kata Eros.


Alasan Eros menginginkan banyak calon yang berlaga agar tidak ada pihak yang menginginkan atau melaksanakan salah satu paslon menang.

Bila itu terjadi, kemenangan itu mungkin tidak dirasakan oleh masyarakat.

"Itu kan hanya ada satu kelompok elite tertentu yang menginginkan yakin ya bahwa dengan Ganjar dipadukan dengan Pak Prabowo gitu pasti menang pokoknya satu putaran. Satu putaran yang berputar siapa?” tanya Djarot.  

“Itu yang penting lagi ada gak perputaran kekuasaan untuk pindah ke rakyat? Atau tetap di sini saja memang ada yang namanya satu putaran menjaga agar kekuasaan tidak berputar?" tanyanya lagi.

Bila hal ini terjadi, maka Djarot menilai pesta demokrasi hanya untuk partai politik saja bukan untuk rakyat.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya