Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/10)/RMOL

Presisi

14 Personel Bareskrim Diterjunkan Usut Penyebab Kematian Brigpol Setyo

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 22:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim asistensi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ikut mengusut meninggalnya Brigpol Setyo Herlambang, pengawal pribadi (Walpri) Kapolda Kaltara, Irjen Daniel Adityajaya.

Sebanyak 14 personel penyidik diterjunkan langsung untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Brigpol Setyo.

"Tim asistensi Bareskrim Polri turun langsung ke TKP. Tim asistensi berjumlah 14 orang, terdiri dari ketua tim, tiga personel penyidik dari Dittipidum, enam personel dari Inafis, dan empat dari Puslabfor," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/10).


Ramadhan juga mengatakan, tim gabungan dilengkapi alat-alat canggih, menggunakan metode scientific crime investigation. Olah tempat kejadian perkara dilakukan dengan menganalisa rekaman CCTV.

"Polri turun dengan alat-alat lengkap, olah TKP dengan analisa CCTV, pengambilan sidik jari, dan kegiatan balistik dengan mengambil proyektil peluru, sisa-sisa residu, dan DNA di TKP," urai Ramadhan.

Hasil penyelidikan sementara, menurut Ramadhan, tidak ada orang atau saksi yang keluar masuk ke kamar korban sebelum peristiwa terjadi.

"Seperti disampaikan penyidik terkait hasil analisa CCTV sebelum kejadian sampai terjadinya peristiwa, tidak ada orang lain yang keluar masuk kamar (korban)," kata Ramadhan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya