Berita

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba/Net

Dunia

Afrika Tertarik Bangun Pabrik Senjata untuk Ukraina

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah negara-negara Barat, kini Ukraina mencoba memperluas sumber pasokan senjatanya dari kawasan Afrika.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dalam Forum Industri Pertahanan Internasional menyebut bahwa delegasi negara-negara Afrika tertarik memproduksi senjata dan amunisi Ukraina di wilayah mereka sendiri.

"Negara-negara Afrika tertarik tidak hanya untuk membeli senjata dari Kyiv tetapi juga memproduksinya," kata Kuleba, seperti dikutip dari The Defense Post pada Senin (2/10).


Sebelum perang, kata Kuleba, Afrika adalah salah satu pasar terbesar bagi produk militer Ukraina.

Saat ini Ukraina lagi mengekspor senjata, tetapi dengan kemitraan yang terjalin erat, negara-negara di Afrika  tetap berminat membuatkan senjata untuk mereka.

“Hal ini berasal dari pemahaman mitra Afrika bahwa senjata Ukraina memiliki kualitas yang sangat tinggi, dan mereka memahami kami sebagai mitra," ungkapnya.

Sejak invasi militer dilancarkan Rusia tahun lalu, Ukraina sangat bergantung pada bantuan Barat.

Kendati demikian, Kyiv juga berupaya meningkatkan industri senjatanya sendiri di tengah kekhawatiran akan berkurangnya dukungan dari sekutunya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya