Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kimia Farma Kebanjiran Orderan Obat ISPA di Tengah Polusi Udara yang Memburuk

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Buruknya polusi udara di beberapa kota besar di Indonesia ikut meningkatkan jumlah permintaan terhadap obat-obatan terkait infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Lonjakan permintaan obat itu dirasakan oleh PT Kimia Farma Tbk (KAEF) selaku industri tertua di Indonesia.

Menurut Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Ganti Winarno, permintaan terhadap obat-obatan ISPA naik 20 persen sejak Juni hingga Agustus lalu.


"Obat-obat yang paling banyak dicari konsumen misalnya adalah obat untuk radang tenggorokan, batuk, dan pilek," ungkapnya dalam sebuah pernyataan kepada media, Minggu (1/10).

Winarno menekankan bahwa pihaknya akan tetap menjaga stok obat-obatan ISPA terpenuhi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan lebih lanjut.

"Potensi peningkatan permintaan obat-obatan ISPA masih cukup terbuka pada masa mendatang. Pihak KAEF berusaha tetap menjaga stok bahan baku, produk obat, dan alat kesehatan untuk penanganan ISPA," paparnya.

Sebagai masyarakat merasakan dampak dari polusi udara yang semakin parah di tengah musim kemarau berkepanjangan.

Polusi udara di ibu kota di Jakarta bahkan dinobatkan sebagai kota dengan kualitas udara terburuk dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 163 pada Sabtu (30/9).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya