Berita

Menteri Keuangan Jeremy Hunt /Net

Bisnis

Upah Pekerja Inggris akan Naik hingga Rp 200 Ribu per Jam

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pekerja di Inggris akan mendapat kenaikan upah setidaknya 11 poundsterling (Rp 207 ribu) per jam mulai April tahun depan.

The National melaporkan, Menteri Keuangan Jeremy Hunt akan mengkonfirmasi langkah tersebut dalam pidatonya di Konferensi Partai Konservatif pada Senin (2/10) waktu Inggris.

“Hari ini saya ingin menyelesaikan reformasi besar Konservatif lainnya, yaitu upah layak nasional. Sejak kami memperkenalkan hal ini, hampir dua juta orang telah terangkat dari kemiskinan absolut," kata Hunt.


“Itulah cara Konservatif untuk meningkatkan kehidupan pekerja. Meningkatkan gaji, memotong pajak. Tetapi saat ini, kita melangkah lebih jauh dengan penemuan besar Konservatif lainnya, yaitu upah layak nasional," ujarnya.

Kami, kata Hunt, berjanji dalam manifesto kami untuk menaikkan upah layak nasional menjadi dua pertiga dari pendapatan rata-rata – mengakhiri upah rendah di negara ini.

“Saat ini biayanya 10,42 poundsterling per jam, dan kami menunggu Komisi Gaji Rendah untuk mengonfirmasi rekomendasinya untuk tahun depan," ujarnya.

“Tetapi saya tegaskan hari ini, apa pun rekomendasinya, kami akan meningkatkannya tahun depan menjadi setidaknya 11 poundsterling per jam. Kenaikan gaji untuk lebih dari dua juta pekerja," lanjut Hunt.

Upaya untuk mendorong sebagian masyarakat kembali bekerja, dalam upaya meningkatkan produktivitas, terus menjadi perhatian para menteri.

Hunt dan Menteri Pekerjaan dan Pensiun Mel Stride diperkirakan akan menggunakan Pernyataan Musim Gugur bulan November untuk menetapkan proposal yang akan mempersulit orang untuk mengklaim tunjangan jika mereka menolak untuk mengambil “langkah aktif” untuk mulai bekerja.

“Saya sangat bangga tinggal di negara yang, seperti dikatakan Churchill, ada tangga yang bisa dinaiki semua orang, tapi juga ada jaring pengaman yang tidak akan membuat siapa pun terjatuh,” kata Hunt.

“Tetapi membayar jaring pengaman tersebut adalah sebuah kontrak sosial yang bergantung pada keadilan bagi mereka yang bekerja dan rasa kasih sayang terhadap mereka yang tidak bekerja," ujarnya.

Itu berarti, katanya, pekerjaan harus membuahkan hasil, dan kami memastikan hal tersebut membuahkan hasil.

"Sejak tahun lalu, untuk pertama kalinya, Anda dapat memperoleh 1.000 poundsterling sebulan tanpa membayar pajak atau asuransi nasional sepeser pun," kata dia.

“Tetapi sejak pandemi ini, segala sesuatunya berjalan ke arah yang salah. Ketika perusahaan kesulitan mendapatkan pekerja, sekitar 100.000 orang meninggalkan angkatan kerja setiap tahunnya untuk mendapatkan tunjangan hidup," lanjut Hunt.

Sebagai bagian dari hal ini, katanya, kami akan melihat cara kerja rezim sanksi. Ini adalah masalah keadilan yang mendasar.

“Mereka yang bahkan tidak mau mencari pekerjaan tidak berhak mendapatkan manfaat yang sama dengan orang yang berusaha keras melakukan hal yang benar," demikian Hunt.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya